بِــــــسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيـــمِ
SELAMAT DATANG DI BLOG IKKM BATAM - TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

PILIH MENU

.

Radio Online Minang Cimbuak                Radio Online Minang Cimbuak

Senin, 09 Mei 2022

SIAPAKAH YANG SEBAIK-BAIK MANUSIA????



Setiap orang mendambakan menjadi yang terbaik. 
Sebagai seorang muslim, orientasi hidup untuk menjadi yang terbaik bukanlah dinilai dari ukuran manusia semata, tetapi karena ridha Allah Ta’ala. 

Inilah cara mudah 
menjadi orang terbaik dalam konsep Islam..


Pertama, *TIDAK INGKAR MELUNASI HUTANG*

 عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عن رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أنه فَقَالَ « خَيْرُكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً » متفق عليه

Artinya: 
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: *“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang.”*
Muttafaqun ‘alaih

Kedua, *BELAJAR AL-QUR'AN DAN MENGAJARKANNYA*

عَنْ عُثْمَانَ – رضى الله عنه- عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ «خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ» رواه البخاري

Artinya: 
“Ustman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: *“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.”*
 Hadits riwayat Bukhari.

Ketiga, *PALING DIHARAPKAN KEBAIKANNYA DAN PALING JAUH KEBURUKANNYA* 

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَقَفَ عَلَى أُنَاسٍ جُلُوسٍ فَقَالَ « أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِكُمْ مِنْ شَرِّكُمْ ». قَالَ فَسَكَتُوا فَقَالَ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ فَقَالَ رَجُلٌ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنَا بِخَيْرِنَا مِنْ شَرِّنَا. قَالَ « خَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ وَيُؤْمَنُ شَرُّهُ …» رواه الترمذى

Artinya: 
“Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri di hadapan beberapa orang, lalu bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan sebaik-baik dan seburuk-buruk orang dari kalian?” Mereka terdiam, dan Nabi bertanya seperti itu tiga kali, lalu ada seorang yang berkata: “Iya, kami mau wahai Rasulullah, beritahukanlah kepada kami sebaik-baik dan buruk-buruk kami,” beliau bersabda: *“Sebaik-sebaik kalian adalah orang yang diharapkan kebaikannya dan sedangkan keburukannya terjaga…”*
Hadits riwayat Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 2603)

Keempat, *SUAMI YANG PALING BAIK TERHADAP KELUARGANYA*

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى. رواه الترمذى

Artinya: “Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Rasulullah shallallau ‘alaihi wasallam berasabda: *“Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.”*
Hadits riwayat Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Ash Shahihah (no. 285).

Kelima,  *PALING BAIK AKHLAKNYA DAN MENUNTUT ILMU*

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- «خَيْرُكُمْ إِسْلاَماً أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاَقاً إِذَا فَقِهُوا» رواه أحمد

Artinya: 
“Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: *“Sebaik-baik kalian islamnya adalah yang paling baik akhlaq jika mereka menuntut ilmu.”* 
Hadits riwayat Ahmad dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3312)

Keenam, *YANG MEMBERIKAN MAKANAN*

عَنْ حَمْزَةَ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ رضي الله عنه قَالَ: فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ «خَيْرُكُمْ مَنْ أَطْعَمَ الطَّعَامَ» رواه أحمد

Artinya: 
“Hamzah bin Shuhaib meriwayatkan dari bapaknya radhiyallahu ‘anhu yang berkata: “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: *“Sebaik-baik kalian adalah yang memberikan makanan.”*
Hadits riwayat Ahmad dan dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3318)

Ketujuh, *PANJANG UMUR DAN BAIK PERBUATANNYA*

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ رضي الله عنه أَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ خَيْرُ النَّاسِ قَالَ «مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ» رواه الترمذى

Artinya: 
“Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa ada seorang Arab Badui berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?” beliau menjawab: *“Siapa yang paling panjang umurnya dan baik amalannya.”*
Hadits riwayat Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Shahihut Targhib wat Tarhib (no. 3363).

Kedelapan, *PALING BERMANFAAT BAGI MANUSIA*

عَنِ جابر، رَضِيَ الله عَنْهُمَا، قَالَ : قال رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم: خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Artinya: 
“Jabir radhiyallau ‘anhuma bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: *“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”*
Hadits dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3289).

*) Ditulis oleh Abu Abdillah Ahmad Zain, Islamic Cultural Center 1430 H, Dammam KSA

BAGAIMAN BAHAGIA





Apa yang membuat orang itu BAHAGIA ???

YA BENAR, BERSYUKUR

Ternyata, kebahagiaan seseorang itu, bukan ditentukan oleh seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya, kuasanya, sesukses apapun hidupnya.

Tapi yang bisa membuat seseorang itu bahagia adalah dirinya sendiri...

Menikmati yang ada, kemudian terus mensyukuri semua yang sudah dimilikinya inilah *SUMBER KEBAHAGIAAN*

"Kalau kebahagiaan bisa dibeli, pasti orang-orang kaya akan membeli kebahagiaan itu. dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka."

"Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan ke sana berkumpul di mana kebahagiaan itu berada."

Kebahagiaan itu berada di dalam hati setiap manusia.
Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.

Yang kita perlukan adalah HATI yang BERSIH dan PIKIRAN yang JERNIH, maka kita bisa menciptakan rasa BAHAGIA itu kapan pun, di manapun dan dengan kondisi apapun."

BERSYUKUR MAKA ANDA BAHAGIA

Kamis, 07 April 2022

SUDUT PANDANG



SUDUT PANDANG

KIRA PUN SALAH!

Al-Kisah...
Satu hari, seorang guru sekolah menulis di papan hitam:

9 × 1 = 7
9 × 2 = 18
9 × 3 = 27
9 × 4 = 36
9 × 5 = 45
9 × 6 = 54
9 × 7 = 63
9 × 8 = 72
9 × 9 = 81
9 × 10 = 90

Apabila dia telah selesai, dia memandang kepada pelajarnya, dan mereka semua ketawa pada beliau kerana jawapan yang pertama itu yang merupakan jawapan yang salah.

Kemudian guru itu berkata, 

"Saya menulis jawapan pertama itu salah dengan sengaja kerana saya mahu anda untuk BELAJAR sesuatu yang penting. 

Ini adalah untuk memberitahu anda bahawa bagaimana dunia di luar sana akan melayan anda.

Anda boleh lihat yang saya tulis dengan tepat sekali untuk 9 jawapan-jawapan yang lain, tetapi tiada seorang pun yang mengucapkan tahniah ataupun terima kasih kepada saya untuk itu!

Anda semua ketawa dan mengkritik saya kerana satu perkara salah yang saya lakukan.

Jadikan ini suatu pelajaran.

Dunia adakalanya tidak langsung melihat kebaikan yang kamu buat walaupun sejuta kali, tetapi akan mengkritik kamu jika hanya sekali sahaja kesilapan yang kamu lakukan."

TANDA-TANDA MATINYA ORANG BERIMAN




Sabda Nabi Muhammad SAW di dalam hadith riwayat Ahmad, at-Tirmizi, an-Nasaa-i, Ibnu Maa-jah, Ibnu Hibbaa-n, al-Haa-kim:

مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِيْنِ

Maksudnya: Mati orang beriman itu dengan percikan peluh di dahi.
(Menurut Imam Tirmidzi, hadith ini tingkatnya hasan/baik.)

Imam Tirmidzi dalam kitabnya Nawadir al-Ushul menyebutkan, dari Salman Al-Farisi r.a. beliau berkata, bahawa Rasulullah SAW bersabda:

"Jagalah mayat ketika kematiannya dan perhatikanlah tiga perkara:

1) bila dahinya berkeringat.

2) air matanya berlinang.

3) hidungnya keluar hingus, maka hal tersebut penanda rahmat Allah untuk si mayat."

Abdullah Ibnu Mas'ud berkata, kadang kala keringat orang yang beriman itu merupakan petanda masih ada sisa dosa yang ada padanya, kemudian dibersihkan pada waktu sampainya sakaratul maut, ertinya ia merasakan luar biasanya peristiwa itu untuk berpisah dengan dunia, sedang ia berkeinginan untuk segera menuju ke hadrat Tuhannya yang Maha Mulia. Imam Qurtubi dalam perkara ini menjelaskan;

"Telah kami kemukakan tentang tiga tanda-tanda tersebut, yang juga boleh terjadi bahawa tanda-tanda itu tampak satu atau dua sahaja. Selalu yang dapat disaksikan hanya satu saja dari tanda-tanda tersebut berupa keringat di dahi orang yang meninggal dunia."

Wallahua'lam.

JANGAN AMBIL ALIH KERJA ALLAH!

JANGAN AMBIL ALIH KERJA ALLAH!




Setiap manusia tidak lari dari melakukan dosa kecuali para Nabi dan Rasul yang maksum. Allah yang bersifat Maha Pengampun suka pada hamba-Nya kembali bertaubat. Sebagai hamba, kita perlu ada sikap sentiasa memberi harapan kepada pendosa bahawa adanya jalan keluar dari segala dosa dan kemaksiatan yang dilakukan.

Ini kisah seorang hamba yang menjadi penghukum dan mengambil alih kerja Tuhan. 
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, dia berkata: “Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pernah ada dua orang laki-laki dari Bani Israil yang satunya adalah seorang yang rajin beribadah sedangkan yang satu lagi melampaui batas terhadap dirinya (suka berbuat dosa), mereka adalah dua orang yang saling bersaudara, maka orang yang rajin beribadah selalu melihat saudaranya berbuat dosa, hingga dia berkata: “Berhentilah!” Saudaranya yang berbuat dosa berkata: “Tinggalkanlah aku, demi Tuhanku apakah kamu telah diutus kepadaku sebagai pengawasku?”

Rasulullah bersabda: “Hingga pada suatu hari ketika dia melihat saudaranya telah berbuat dosa yang dia rasa adalah suatu hal yang besar maka dia berkata: “Celaka kamu, berhentilah!” Saudaranya berkata: “Tinggalkanlah aku, demi Tuhanku apakah kamu diutus kepadaku sebagai pengawasku?” Maka laki-laki yang rajin beribadah berkata: “Demi Allah, Allah TIDAK AKAN MENGAMPUNIMU” atau “TIDAK MEMASUKKAN KAMU KE DALAM SYURGA SELAMA-LAMANYA.” Dia mengatakan salah satu darinya.

Rasulullah bersabda: “Lalu Allah mengutus malaikat kepada keduanya untuk mencabut nyawa mereka, lalu keduanya (di hari akhirat) berkumpul (di Mahsyar), maka Allah berfirman kepada orang yang berbuat dosa: “Pergi dan masuklah ke dalam syurga dengan rahmat-Ku”, dan berfirman kepada yang satu (ahli ibadah) lagi: “Apakah kamu lebih tahu tentang urusan-Ku? Apakah kamu membawa rahsia yang ada di tangan-Ku? Pergi dan bawalah dia ke neraka.”

Rasulullah bersabda: “Demi Zat yang jiwa Abul Qasim berada di genggaman-Nya, sungguh dia telah berbicara dengan sebuah kalimah yang menghancurkan dunia dan akhiratnya.”

(Musnad Ahmad, no. 7942, Sunan Abu Daud, no. 4255)

Di sini dapat disimpulkan bahawa ahli ibadah telah menghukum ahli maksiat itu dengan sesuatu perkataan yang mana dia tiada mengetahui akan hakikat itu (perkara ghaib) dan ‘mengambil alih’ kerja Allah hingga Allah murka kepadanya dan memasukkannya ke dalam neraka. Hingga Rasulullah pun bersabda: “Sungguh dia telah berbicara dengan sebuah kalimah yang menghancurkan dunia dan akhiratnya.”

Semoga semua pendakwah sentiasa melihat bahawa setiap ahli maksiat ini masih ada peluang untuk bertaubat dan masuk ke syurga, maka berikanlah harapan kepada mereka dengan sabar, solat dan berdoa. Wallahu a’lam.

QALBUN = JANTUNG ATAU HATI

QALBUN = JANTUNG ATAU HATI




💖 Firman Allah
كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ اللَّـهُ عَلَىٰ كُلِّ قَلْبِمُتَكَبِّجَبّ﴿٣٥رغف
كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ اللَّـهُ عَلَىٰ كُلِّ قَلْبِ مُتَكَبِّرٍ جَبَّارٍ ﴿٣٥﴾ غافر

Maksudnya
Demikianlah Allah mengunci mati atas setiap ** orang yang takbur lagi bermaharajalela
Surah Ghafir ayat 35

💖 Sabda Rasulullah s.a.w

أَلا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلا وَهِيَ الْقَلْب - رواه البخاری و مسلم

Maksudnya
Ketahuilah bahawa pada jasad itu terdapat seketul daging. Apabila baik daging itu maka baiklah jasad itu. Apabila rosak daging itu maka rosaklah jasad itu. Ketahuilah dia adalah **

HR : al Bukhari dan Muslim dari Nu´man bin Basyir

Apabila kita membaca AlQuran, kita sering berjumpa dengan kalimah قلب atau قلوب

Kalimah قَلب bermaksud Satu Jantung adapun maksud bagi kalimah قُلُوب adalah Jantung Jantung

Telah menjadi kebiasaan, kita menterjemahkan kalimah ini sebagai "hati"

BENARKAH  ْقَلْب  ITU HATI 

Pada hakikatnya, kalimah  ْقَلْب  adalah bermaksud JANTUNG Bukannya Hati.

Ini berdasarkan kepada hujjah hujjah di bawah ini

💖 PERTAMA

Dalam bahasa Inggeris, kalimah قُلُوبِ diterjemahkan sebagai HEART dan HEART apabila diterjemahkan semula ke dalam Bahasa Malaysia bermaksud JANTUNG.

Maka kenapa pula kita mesti terjemahkan قلب itu sebagai Hati. Sedangkan HATI dalam bahasa Inggeris adalah LIVER.

💖 KEDUA

Dalam Al-Qur'an menyatakan  قلب terletak di dada

💖 Firman Allah

فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَـٰكِن تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ ﴿٤٦﴾ الحج

Maksudnya
Maka sesungguhnya tidaklah mata itu yang buta tetapi yang buta itu ialah ** di dada.
Surah alHajj ayat 46

Organ badan yang terletak di dada adalah Jantung bukannya hati. Adapun hati ianya berada di bawah dada.

💖 KETIGA

Hati dalam bahasa arab adalah  کبدة  berdasarkan hadith di bawah

💖 Sabda Rasulullah saw

أُحِلَّتْ لَنَا مَيْتَتَانِ وَدَمَانِ، فَأَمَّا المَيْتَتَانِ فَالْجَرَادُ والْحُوتُ، وَأَمَّا الدَّمَانِ فَالطِّحالُ وَالْكَبِدُ

Maksud Hadith
Dari Ibnu Umar r.a  berkata bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda: “Telah dihalalkan bagi kita dua bangkai dan dua darah, adapun dua bangkai itu adalah belalang dan ikan, dan dua darah adalah limpa dan hati.

HR : Ahmad dan Ibnu Majah dari Abdullah bin Umar

Seandainya  کبدة adalah hati maka apakah jawapan yang paling tepat bagi kalimah قلب  kalau Bukan JANTUNG.

PESANAN ALLAH BUAT KITA

💖 Firman Allah

إِنَّهُ لَقَوْلٌ فَصْلٌ ﴿١٣﴾ وَمَا هُوَ بِالْهَزْلِ ﴿١٤﴾ الطارق

Maksudnya
Sesungguhnya keterangan Al-Quran adalah kata-kata pemutus. Dan ia bukanlah kata-kata senda gurau.
Surah at Toriq ayat 13 dan 14

Dan ingatlah bahawa kata kata Allah adalah sebenar benar perkataan.

💖 Firman Allah

وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّـهِ قِيلًا ﴿١٢٢﴾ النساء

Maksudnya
Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?
Surah an Nisa´ ayat 122

Sebagai Hamba Allah, siapalah kita untuk menidakkan kata kata Allah ini.

Justeru itu, maka makna yang paling tepat bagi kalimah قلب adalah JANTUNG.

والله أعلم

MAKNA REZEKI



Dulu... saya sangkakan, rezeki itu bila dapat menghasilkan wang, urusan pekerjaan lancar, banyak duit simpanan, banyak harta. 

Setelah mencari-cari apa makna rezeki dalam Islam (sesuai yang tertera dalam Al-Qur'an dan hadis), ternyata saya salah besar. 

Ternyata, 
▪Langkah kaki yang dimudahkan untuk hadir ke Majlis Ilmu, itu adalah rezeki

▪Langkah kaki yang dimudahkan untuk solat berjamaah di Masjid, adalah rezeki.

▪Hati yang Allah jaga jauh dari iri, dengki, dan kebencian, adalah rezeki.

▪Ada rakan-rakan yang soleh/& solehah dan saling mengingatkan dalam kebaikan, itu juga rezeki.

▪Saat keadaan sukar penuh keterbatasan, itu juga rezeki. Mungkin jika keadaan sebaliknya, boleh membuat kita kufur, sombong, bahkan lupa diri.

▪Punya ibu bapa yang selalu sakit adalah rezeki, kerana merupakan ladang amal pembuka pintu syurga.

▪Tubuh yang sihat, adalah rezeki. Bahkan saat diuji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rezeki kerana sakit adalah penggugur dosa.

▪Dan mungkin ada jutaan bentuk-bentuk rezeki yang kita tidak sedari.

Justeru yang harus kita waspada adalah ketika hidup kita penuh dengan kemudahan dan kebahagiaan, padahal begitu banyak hak Allah yang tidak kita tunaikan.
Muhasabah diri ini...